
Pemeringkatan terbaru yang dirilis oleh Quacquarelli Symonds (QS) World University Rankings 2026 pada Juni lalu menunjukkan bahwa Universitas Indonesia (UI) menempati posisi teratas sebagai kampus dengan lulusan berkemampuan kerja terbaik di Indonesia. Indikator "Employability" dalam pemeringkatan QS ini, yang mencakup "Employer Reputation" dan "Employment Outcomes," menilai seberapa baik sebuah institusi mempersiapkan lulusannya untuk dunia kerja serta reputasinya di mata para pemberi kerja.
Universitas Indonesia berhasil meraih skor "Employability" tertinggi mencapai 87,2. Posisi ini menegaskan konsistensi UI dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing di pasar kerja. Berdasarkan indikator "Employment Outcomes" QS WUR 2026, yang mengukur tingkat kemampuan kerja tinggi bagi lulusan dan dampaknya di masyarakat, berikut adalah 10 universitas di Indonesia dengan kinerja terbaik:
1. Universitas Indonesia (UI) dengan skor 87,2.
2. Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan skor 75,9.
3. Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan skor 68,6.
4. Universitas Padjadjaran (Unpad) dengan skor 45,4.
5. IPB University dengan skor 45,3.
6. Universitas Trisakti dengan skor 41,1.
7. Universitas Brawijaya (UB) dengan skor 29,1.
8. Universitas Diponegoro (Undip) dengan skor 24,2.
9. Universitas Airlangga (Unair) dengan skor 24.
10. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dengan skor 22,6.
Dalam kategori "Employer Reputation" saja, UI juga menduduki peringkat pertama di Indonesia dengan skor 89,3, menempatkannya pada posisi global ke-78. Diikuti oleh Universitas Airlangga (Unair) di posisi kedua dengan skor 88,3 (peringkat global ke-90) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) di peringkat ketiga dengan skor 85,3 (peringkat global ke-93).
Perlu dicatat bahwa pemeringkatan kemampuan kerja ini tidak selalu selaras dengan peringkat universitas secara keseluruhan dalam QS World University Rankings. Kriteria penilaian dalam indikator "Employability" ini melibatkan lima fokus utama: reputasi pemberi kerja (employer reputation), hasil alumni (alumni outcomes), kemitraan dengan pemberi kerja (partnerships with employers), koneksi pemberi kerja-mahasiswa (employer-student connections), dan tingkat kerja lulusan (graduate employment rate). Data terbaru dari QS WUR 2026 ini mengevaluasi lebih dari 1.500 institusi pendidikan tinggi di berbagai negara.