
Pemerintah Tiongkok secara resmi telah membuka pendaftaran Chinese Government Scholarship (CGS) 2026 untuk pelajar Indonesia, menawarkan kesempatan emas bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) dengan dukungan beasiswa penuh. Pendaftaran daring ini dibuka hingga tanggal 8 Februari 2026.
Program beasiswa CGS dikelola oleh China Scholarship Council (CSC) di bawah Kementerian Pendidikan Tiongkok dan bertujuan untuk mempromosikan pertukaran pendidikan serta mempererat hubungan internasional. Beasiswa ini tersedia di lebih dari 270 universitas terkemuka di Tiongkok, mencakup ratusan program studi.
Cakupan Beasiswa:
CGS menyediakan beasiswa penuh yang sangat komprehensif, meliputi biaya kuliah gratis, akomodasi di asrama universitas atau subsidi akomodasi, serta tunjangan hidup bulanan. Besaran tunjangan hidup bervariasi sesuai jenjang studi: CNY 2.500 (sekitar Rp5,8 juta) per bulan untuk program Sarjana, CNY 3.000 (sekitar Rp7 juta) per bulan untuk program Magister, dan CNY 3.500 (sekitar Rp8,2 juta) per bulan untuk program Doktor. Selain itu, beasiswa ini juga mencakup asuransi kesehatan komprehensif. Mahasiswa penerima CGS juga diperbolehkan bekerja paruh waktu sesuai prosedur dan kebijakan universitas.
Persyaratan Umum:
Para pelamar harus memenuhi beberapa kriteria dasar, antara lain:
* Bukan warga negara Tiongkok, serta memiliki kesehatan fisik dan mental yang baik.
* Batas usia saat mendaftar: di bawah 25 tahun untuk program Sarjana (S1), di bawah 35 tahun untuk program Magister (S2), dan di bawah 40 tahun untuk program Doktor (S3).
* Memiliki ijazah SMA untuk pendaftar S1, gelar S1 untuk pendaftar S2, dan gelar S2 untuk pendaftar S3.
* Memenuhi kriteria akademik dan persyaratan spesifik dari universitas tujuan.
Kemampuan Bahasa:
Salah satu poin menarik dari Beasiswa CGS 2026 adalah kebijakan yang tidak selalu mewajibkan pendaftar untuk melampirkan sertifikat TOEFL atau IELTS di awal pendaftaran. Sebagai gantinya, bagi pendaftar yang belum mahir berbahasa Mandarin, akan disediakan program pembinaan bahasa Mandarin selama satu tahun sebelum memulai perkuliahan akademik utama. Namun, untuk program yang diajarkan dalam bahasa Mandarin, pendaftar diharapkan memiliki sertifikat HSK (Hanyu Shuiping Kaoshi) minimal Level 3 untuk program Sarjana atau umum, dan HSK Level 4 untuk program Magister atau Doktor. Pendaftar dengan pengantar bahasa Inggris mungkin akan diminta untuk menyertakan skor TOEFL atau IELTS.
Dokumen yang Dibutuhkan:
Dokumen-dokumen penting yang harus dipersiapkan antara lain:
* Formulir aplikasi Chinese Government Scholarship yang diisi secara daring.
* Salinan halaman depan paspor yang masih berlaku minimal satu tahun ke depan.
* Ijazah terakhir yang telah dilegalisir (atau surat keterangan lulus bagi calon lulusan).
* Transkrip nilai akademik.
* Rencana studi atau proposal penelitian (minimal 200 kata untuk S1, 500 kata untuk non-gelar, dan 800 kata untuk pascasarjana) dalam bahasa Mandarin atau Inggris.
* Dua surat rekomendasi dari profesor atau profesor asosiasi (khusus program pascasarjana atau senior scholar).
* Formulir Pemeriksaan Fisik bagi Warga Negara Asing.
* Sertifikat bebas catatan kriminal (jika diminta).
* Sertifikat kemampuan bahasa (HSK, IELTS, atau TOEFL) jika diperlukan atau untuk program pengantar bahasa Inggris.
* Dokumen pra-penerimaan (Letter of Acceptance/LoA) dari universitas tujuan. Untuk pendaftar program Sarjana, diperlukan juga China Scholastic Competency Assessment (CSCA) dengan tes yang dijadwalkan pada 21 Desember 2025 atau 25 Januari 2026.
Prosedur Pendaftaran:
Pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui sistem aplikasi Chinese Government Scholarship di www.campuschina.org. Pelamar tidak perlu mengirimkan berkas fisik ke kedutaan. Terdapat dua jalur utama pendaftaran, yaitu melalui Kedutaan Besar Tiongkok di negara asal (Type A) atau langsung ke universitas tujuan (Type B). Disarankan bagi calon pelamar untuk terlebih dahulu mendaftar ke universitas tujuan di Tiongkok untuk mendapatkan LoA, kemudian melengkapi aplikasi di situs resmi CGS. Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia juga mengumumkan adanya "China – Indonesia Scholarship in Higher Education Program" dengan 20 kuota penuh untuk jenjang S1, S2, dan S3, memprioritaskan jurusan kelautan, medis, kesehatan, pariwisata, pendidikan, dan jurusan lain yang dibutuhkan. Seluruh berkas wajib diunggah dan disubmit secara online sebelum batas waktu 8 Februari 2026.