
Rangkaian Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 akan segera dimulai, dengan tahapan krusial registrasi akun SNPMB bagi siswa yang siap dibuka pada 12 Januari hingga 18 Februari 2026. Proses ini menjadi langkah awal yang wajib ditempuh oleh calon mahasiswa untuk dapat berpartisipasi dalam SNBP 2026.
Sebelum siswa dapat mendaftar, sekolah juga memiliki jadwal registrasi akun SNPMB yang berlangsung lebih dulu, yakni dari 5 hingga 26 Januari 2026. Setelah itu, pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh sekolah akan dilaksanakan mulai 5 Januari hingga 2 Februari 2026. PDSS merupakan sistem penting yang berisi rekam jejak kinerja sekolah dan nilai rapor siswa yang memenuhi syarat (eligible) untuk mendaftar SNBP.
Salah satu perubahan penting dalam SNBP 2026 adalah kewajiban bagi seluruh peserta jalur prestasi untuk memiliki nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA). Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok, menjelaskan bahwa nilai TKA berfungsi sebagai validator untuk memperkuat validitas nilai rapor peserta. TKA sendiri telah diselenggarakan pada 3-9 November 2025.
Untuk membuat akun SNPMB, siswa dapat mengakses laman resmi https://portal.snpmb.id/. Langkah-langkah pembuatan akun siswa meliputi:
1. Mengunjungi Portal SNPMB 2026.
2. Klik tombol "Masuk".
3. Memilih "Daftar Akun".
4. Melanjutkan dengan memilih "Daftar Akun Siswa".
5. Mengisi data awal berupa Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan tanggal lahir.
6. Klik "Selanjutnya", dan sistem akan menampilkan data siswa yang tercatat di Pusdatin untuk diverifikasi.
7. Memasukkan email aktif dan mengkonfirmasinya, kemudian mencentang kotak pernyataan kebenaran data.
8. Klik "Daftar", lalu sistem akan mengirimkan notifikasi untuk aktivasi akun melalui email yang didaftarkan.
9. Setelah akun aktif, siswa harus login kembali ke Portal SNPMB.
10. Pada halaman verifikasi, siswa diminta memeriksa seluruh data dengan teliti.
11. Mengisi data tambahan seperti nomor telepon aktif, penghasilan ayah, penghasilan ibu, dan jumlah tanggungan keluarga.
12. Jika ada kesalahan data dari database, siswa perlu melaporkannya ke sekolah dan klik "Perbarui Data".
13. Mengunggah pas foto berwarna terbaru sesuai ketentuan, menyesuaikan posisi foto, dan mengklik "Selanjutnya" untuk konfirmasi akhir.
14. Mencentang pernyataan bahwa seluruh data sudah benar dan tidak bisa diubah lagi, lalu klik "Simpan Permanen".
15. Terakhir, siswa harus mengunduh dan menyimpan bukti registrasi akun SNPMB sebagai tanda bukti resmi.
Persyaratan bagi siswa pendaftar SNBP 2026 antara lain adalah merupakan siswa kelas terakhir SMA/SMK/MA pada tahun 2026 yang memiliki prestasi unggul, memiliki NISN dan terdaftar di PDSS, memiliki nilai rapor semester 1 hingga 5 yang telah diisikan di PDSS, serta memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Akademik maupun Vokasi yang dituju. Bagi program studi bidang seni dan olahraga, peserta wajib mengunggah portofolio. Sementara itu, sekolah yang dapat mengikutkan siswanya harus memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan menggunakan kurikulum nasional, dengan kuota siswa eligible berdasarkan akreditasi sekolah (Akreditasi A: 40% terbaik, Akreditasi B: 25% terbaik, Akreditasi C/lainnya: 5% terbaik).
Jadwal penting lainnya yang perlu dicatat meliputi pengumuman kuota sekolah pada 29 Desember 2025, masa sanggah kuota sekolah hingga 15 Januari 2026, pendaftaran SNBP dari 3 hingga 18 Februari 2026, serta pengumuman hasil SNBP pada 31 Maret 2026. Kartu peserta SNBP dapat diunduh mulai 3 Februari hingga 30 April 2026. Siswa yang telah dinyatakan lulus seleksi jalur SNBP 2024, 2025, atau 2026 tidak dapat mendaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 atau seleksi jalur mandiri di PTN manapun.