Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Mendalami Doa Tahiyat Akhir Sunnah: Dalil dan Bacaan Lengkap Sebelum Salam

2025-12-08 | 15:20 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-08T08:20:42Z
Ruang Iklan

Mendalami Doa Tahiyat Akhir Sunnah: Dalil dan Bacaan Lengkap Sebelum Salam

Umat Islam dianjurkan untuk membaca doa setelah tasyahud akhir atau tahiyat akhir sebelum salam dalam setiap salat. Amalan ini tergolong sunah dan disepakati oleh mayoritas ulama, bahkan ada yang menganggapnya wajib karena merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa. Waktu ini merupakan salah satu momen paling mustajab dalam salat selain saat sujud, di mana Nabi Muhammad ﷺ sering mengamalkannya untuk memohon doa.

Dalil mengenai anjuran doa ini bersumber dari beberapa hadis sahih. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, Rasulullah ﷺ bersabda, "Apabila salah seorang di antara kamu selesai tasyahud akhir (sebelum salam), mintalah perlindungan kepada Allah dari empat perkara: dari azab neraka Jahannam, dari azab kubur, dari penyimpangan ketika hidup dan mati, serta dari keburukan Al-Masih Ad-Dajjal." Hadis ini diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

Adapun bacaan doa yang paling utama dan sering diamalkan oleh Rasulullah ﷺ, sebagaimana disebutkan oleh Syekh Zainuddin Al-Malibari, adalah sebagai berikut:

Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ.

Transliterasi Latin:
Allâhumma innî a'ûdzubika min adzâbil qabri wa min 'adzâbin nâr, wa min fitnatil mahyâ wal mamât wa min fitnatil masîhid Dajjâl.

Arti:
"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, dari azab neraka Jahannam, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari kejahatan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal."

Selain doa tersebut, Rasulullah ﷺ juga mewasiatkan doa lain kepada sahabatnya, Mu'adz RA, agar tidak meninggalkan doa ini di akhir setiap salat. Doa ini berisi permohonan seorang hamba agar diberi pertolongan oleh Allah.

Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ.

Transliterasi Latin:
Allaahumma a'innii 'alaa dzikrika wa syukrika wa husni 'ibaadatik.

Arti:
"Ya Allah, tolonglah aku dalam berzikir, bersyukur, dan beribadah yang baik kepada-Mu."

Doa ini dianjurkan untuk dibaca setelah menyelesaikan bacaan tahiyat akhir dan selawat Nabi, sebelum mengucap salam. Imam an-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar juga menjelaskan bahwa membaca selawat Nabi saat tahiyat akhir hukumnya wajib menurut Imam Syafi'i, sementara membaca selawat atas keluarga Nabi hukumnya sunah, meskipun ada sebagian ulama Syafi'iyah yang menganggapnya wajib. Dengan mengamalkan doa-doa ini, seorang Muslim diharapkan mendapatkan perlindungan dan pertolongan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.