
Rangkaian Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 telah resmi dimulai, menandai babak baru bagi calon mahasiswa yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN). Informasi vital terkait jadwal registrasi akun dan kuota penerimaan PTN telah dirilis, menjadi panduan awal bagi sekolah dan siswa untuk mempersiapkan diri.
Panitia SNPMB telah mengumumkan jadwal penting yang harus diperhatikan. Tahap awal krusial adalah registrasi akun SNPMB yang wajib dilakukan oleh sekolah dan siswa. Untuk sekolah, registrasi akun akan berlangsung mulai 5 Januari hingga 26 Januari 2026. Sementara itu, siswa memiliki jendela waktu yang berbeda tergantung jalur yang diminati. Siswa yang berencana mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dapat melakukan registrasi akun mulai 12 Januari hingga 18 Februari 2026. Bagi siswa yang akan mendaftar melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), registrasi akun dibuka lebih panjang, yakni dari 12 Januari hingga 7 April 2026. Perlu diingat, siswa gap year diwajibkan untuk membuat akun baru di tahun 2026 ini.
Proses registrasi akun SNPMB dapat diakses melalui Portal SNPMB di laman resmi portal.snpmb.id. Untuk sekolah, prosesnya melibatkan pengisian NPSN dan kode registrasi Dapodik, diikuti dengan pengisian email aktif dan pembuatan kata sandi, serta verifikasi melalui email. Setelah itu, sekolah dapat masuk untuk melakukan verifikasi dan validasi data. Bagi siswa, langkah-langkahnya meliputi memilih "Daftar" sebagai "Siswa", memasukkan NISN, NPSN, dan tanggal lahir, melengkapi email aktif serta membuat kata sandi, lalu mengaktivasi akun melalui email. Siswa kemudian dapat masuk untuk memverifikasi dan memvalidasi data, mengisi biodata, mengunggah pas foto, dan menyimpan permanen.
Setelah registrasi akun, sekolah akan melanjutkan dengan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) yang dijadwalkan pada 5 Januari hingga 2 Februari 2026. Pengumuman kuota sekolah, yang menjadi penentu jumlah siswa eligible di setiap sekolah, telah dilaksanakan pada 29 Desember 2025.
SNPMB 2026 kembali menawarkan tiga jalur utama penerimaan mahasiswa baru, yaitu SNBP, SNBT, dan Jalur Mandiri, masing-masing dengan kuota yang telah ditetapkan. Untuk jalur SNBP, PTN Badan Layanan Umum (BLU) dan Satuan Kerja (Satker) memiliki kuota minimum 20%, begitu pula dengan PTN Berbadan Hukum (PTN BH) yang juga menetapkan minimum 20%. Jalur SNBP mengandalkan prestasi akademik berdasarkan nilai rapor serta prestasi akademik dan non-akademik siswa. Pada SNBP 2026 ini, terdapat aturan baru mengenai penggunaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu komponen persyaratan. Pendaftaran SNBP sendiri akan berlangsung pada 3 hingga 18 Februari 2026, dengan pengumuman hasilnya pada 31 Maret 2026.
Selanjutnya, jalur SNBT mengalokasikan kuota minimum 40% untuk PTN BLU dan Satker, serta minimum 30% untuk PTN BH. Jalur ini didasarkan pada hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 dan portofolio bagi program studi seni dan olahraga. Pendaftaran UTBK-SNBT dijadwalkan pada 25 Maret hingga 7 April 2026, diikuti dengan pelaksanaan UTBK dari 21 hingga 30 April 2026. Hasil SNBT akan diumumkan pada 25 Mei 2026.
Terakhir, Jalur Mandiri yang diselenggarakan langsung oleh masing-masing PTN memiliki kuota maksimum 30% untuk PTN BLU dan Satker, serta maksimum 50% untuk PTN BH. Mekanisme seleksi jalur mandiri ini bergantung pada kebijakan PTN masing-masing, yang dapat menggunakan nilai UTBK 2026 atau tes mandiri dari kampus.
Calon peserta diimbau untuk memantau informasi resmi secara berkala melalui laman SNPMB (snpmb.id) dan kanal media sosial resmi SNPMB ID guna memastikan tidak ada tahapan yang terlewat dan untuk mendapatkan informasi terkini serta akurat. Kesiapan dan ketelitian dalam setiap tahapan akan sangat menentukan kelancaran proses seleksi ini.