
Memasuki tahun akademik 2025, calon mahasiswa yang mengincar Universitas Brawijaya (UB) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) kerap mencari informasi mengenai program studi dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) termurah. Biaya pendidikan menjadi salah satu pertimbangan utama bagi para calon mahasiswa dan orang tua.
Sistem Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025 sendiri telah resmi diluncurkan pada Rabu, 11 Desember 2024. Untuk Universitas Brawijaya, besaran UKT mahasiswa baru, termasuk jalur SNBP, ditetapkan berdasarkan Peraturan Rektor UB Nomor 44 Tahun 2023. Peraturan ini membagi UKT ke dalam delapan kelompok, disesuaikan dengan kemampuan ekonomi mahasiswa atau orang tua/wali. Penting untuk diketahui bahwa jalur SNBP dan SNBT tidak dikenakan Iuran Pengembangan Institusi (IPI), sehingga mahasiswa hanya perlu membayar UKT pokok tanpa biaya tambahan lainnya.
Berdasarkan penetapan tersebut, sejumlah program studi di Universitas Brawijaya menawarkan UKT kelompok terendah, yakni Kelompok I sebesar Rp 500.000 dan Kelompok II sebesar Rp 1.000.000 per semester. Besaran UKT ini diterapkan untuk beragam program sarjana dan diploma.
Beberapa program studi (prodi) yang masuk dalam kategori UKT termurah (Kelompok I dan II) untuk jalur SNBP 2025, di antaranya adalah:
* Fakultas Hukum: Ilmu Hukum.
* Fakultas Ekonomi dan Bisnis: Ekonomi Islam, Ekonomi Pembangunan, Ekonomi, Keuangan dan Perbankan, Akuntansi, Manajemen, dan Kewirausahaan.
* Fakultas Ilmu Administrasi: Administrasi Pendidikan, Administrasi Bisnis, Administrasi Publik, Ilmu Perpustakaan, Perpajakan, dan Pariwisata.
* Fakultas Pertanian: S1 Agroekoteknologi dan S1 Agribisnis.
* Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan: S1 Budidaya Perairan, S1 Manajemen Sumber Daya Perairan, S1 Teknologi Hasil Perikanan, dan Ilmu Kelautan.
* Fakultas Ilmu Budaya: Bahasa dan Sastra Prancis.
* Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam: Kimia, Ilmu Aktuaria.
* Fakultas Kedokteran: Kebidanan.
* Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kota Kediri: S1 Akuakultur.
Selain itu, beberapa program studi pada jenjang D3 Fakultas Vokasi juga memiliki UKT Kelompok I dan II yang sama terjangkaunya, seperti D3 Administrasi Bisnis, D3 Teknologi Informasi, dan D3 Keuangan dan Perbankan.
UKT ditetapkan secara berjenjang untuk memastikan bahwa biaya kuliah disesuaikan dengan kondisi ekonomi mahasiswa. Calon mahasiswa yang telah melakukan pemberkasan secara daring dapat mengetahui besaran UKT yang ditetapkan dengan login pada laman Admisi UB (admisi.ub.ac.id) setelah pengumuman penetapan UKT jalur SNBP. Pembayaran UKT periode semester ganjil Tahun Akademik 2025/2026 biasanya dilakukan melalui bank-bank yang bekerja sama dengan UB.
Bagi calon mahasiswa yang mengalami kendala biaya, Universitas Brawijaya juga menawarkan skema bantuan melalui berbagai skenario pembiayaan seperti beasiswa, termasuk beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, beasiswa zakat dari Badan Amil Zakat (Baziz), hingga beasiswa dari alumni. Hal ini menunjukkan komitmen UB untuk memastikan bahwa tidak ada mahasiswa yang terkendala melanjutkan pendidikan karena masalah finansial. Para calon mahasiswa disarankan untuk selalu memantau informasi terbaru melalui laman resmi SELMA UB (selma.ub.ac.id) untuk jadwal dan ketentuan lebih lanjut.