Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Unpad Wujudkan Kampus Inklusif: Bimbingan Khusus Pilihan Prodi Bagi Pendaftar Disabilitas, Mulai 2026

2026-01-13 | 19:11 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-13T12:11:16Z
Ruang Iklan

Unpad Wujudkan Kampus Inklusif: Bimbingan Khusus Pilihan Prodi Bagi Pendaftar Disabilitas, Mulai 2026

Universitas Padjadjaran (Unpad) mulai tahun 2026 akan memberikan pendampingan khusus bagi calon mahasiswa penyandang disabilitas dalam memilih program studi. Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen Unpad untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul, inklusif, dan berdampak, serta membuka akses pendidikan tinggi yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, menyatakan bahwa inklusivitas diwujudkan dengan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi calon mahasiswa dari berbagai latar belakang. Unpad telah mengalokasikan kuota maksimal 2 persen bagi calon mahasiswa disabilitas melalui Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) dengan jalur Seleksi Mandiri, mencakup skema nilai Ujian SMUP dan nilai UTBK, serta melalui jalur Minat dan Bakat. Selain itu, Unpad juga menyediakan sistem ujian masuk yang ramah disabilitas, lengkap dengan fasilitas dan pendamping ujian untuk memastikan proses seleksi berjalan adil dan setara.

Langkah Unpad ini relevan mengingat masih minimnya akses pendidikan tinggi bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Data Komisi Nasional Disabilitas (KND) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa hanya sekitar 2,8 persen penyandang disabilitas di Indonesia yang mampu menyelesaikan pendidikan hingga perguruan tinggi. Angka ini jauh berbeda dibandingkan dengan non-disabilitas. Minimnya akses ini berkontribusi pada rendahnya partisipasi penyandang disabilitas dalam angkatan kerja formal, dengan hampir 90 persen penyandang disabilitas di Indonesia tidak aktif bekerja atau mencari pekerjaan berdasarkan data ILO per Desember 2024.

Rektor Unpad, Prof. Dr. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, menegaskan komitmen Unpad untuk meningkatkan kualitas dan inklusivitas. Sebelumnya, pada September 2024, Unpad juga telah meresmikan Pusat Layanan Disabilitas, Assistive Learning Hub, dan Telkom Digital Talent Corner, yang dibuat dengan standar internasional untuk mendukung mahasiswa berkebutuhan khusus. Ini menunjukkan upaya berkelanjutan Unpad dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih adaptif.

Kebijakan pendampingan prodi ini diharapkan dapat mengatasi salah satu tantangan krusial yang dihadapi calon mahasiswa disabilitas: kesesuaian minat dan bakat dengan ketersediaan program studi serta fasilitas pendukung. Dengan 16 fakultas jenjang sarjana yang dapat dipilih, pendampingan ini akan membantu mereka menavigasi pilihan dan memastikan mereka memasuki lingkungan akademik yang paling sesuai dengan kebutuhan dan potensi mereka. Implementasi program ini tidak hanya sebatas penerimaan, tetapi juga menyentuh aspek keberlanjutan pendidikan dan potensi karier di masa depan bagi penyandang disabilitas.