
Dua tim mahasiswa Universitas Pelita Harapan (UPH) berhasil meraih pendanaan senilai total Rp26.750.000 melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025. Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek RI) untuk membangun ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi.
Kedua tim mahasiswa UPH tersebut menyajikan ide bisnis inovatif yang terbagi dalam dua kategori berbeda. Tim pertama, Versa Memory, berkompetisi dalam kategori Industri Kreatif, Seni, dan Budaya. Bisnis ini berfokus pada upcycling kain dan pakaian bekas menjadi produk bernilai guna, lahir dari keprihatinan terhadap limbah tekstil.
Sementara itu, tim kedua, Zephyrs Official, berhasil meraih pendanaan dalam kategori Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan. Dengan dukungan pendanaan sebesar Rp14,7 juta, Zephyrs Official berencana untuk mengembangkan program pelatihan lanjutan, memperluas produksi konten, dan memperkuat legalitas usaha mereka. Tujuan utama bisnis ini adalah memberdayakan mahasiswa agar siap bersaing di era digital sekaligus membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bertumbuh dan berkontribusi pada perekonomian lokal.
Proses seleksi P2MW 2025 berlangsung ketat dari tanggal 5 Mei hingga 6 Juni 2025, dengan pengumuman penerima pendanaan resmi dilakukan pada 10 Juli 2025. Kedua tim mahasiswa UPH ini dibimbing oleh Apriani Simatupang, S.E., M.M., seorang dosen dari Program Studi Manajemen UPH.
P2MW adalah inisiatif dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) Kemendiktisaintek RI yang bertujuan untuk mendukung dan membina mahasiswa dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan. Program ini berupaya membantu mahasiswa menciptakan usaha baru yang inovatif dan berkelanjutan, serta memperkuat kemampuan mereka menghadapi tantangan dunia kerja pasca-kelulusan. Melalui program ini, mahasiswa diberikan pelatihan, bimbingan, dan pendanaan untuk memulai atau mengembangkan usaha yang mereka rintis.
UPH menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan, semangat inovasi sosial, pola pikir kreatif, dan kemampuan menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat melalui capaian mahasiswa ini. P2MW membagi peserta ke dalam dua kategori pengembangan usaha, yakni Tahapan Awal untuk usaha yang baru dirintis dan Tahapan Bertumbuh untuk usaha yang sudah berjalan lebih dari enam bulan. Keberhasilan dua tim UPH ini membuktikan bahwa kreativitas mahasiswa dapat menjadi sarana untuk melayani dan membawa perubahan.