Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

IKN Bangun Megakompleks Pendidikan Terpadu dari TK hingga Universitas

2026-01-06 | 19:19 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-06T12:19:08Z
Ruang Iklan

IKN Bangun Megakompleks Pendidikan Terpadu dari TK hingga Universitas

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) secara paralel membangun kompleks pendidikan terpadu yang mencakup semua jenjang, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Pembangunan fasilitas ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar warga dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan berpindah ke IKN, dengan target kesiapan operasional menjelang tahun ajaran 2026/2027.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa model pendidikan terpadu ini bertujuan untuk memudahkan akses, meningkatkan kualitas layanan, dan menekan kebutuhan mobilitas harian warga. Pendekatan ini juga memungkinkan proses hunian dan aktivitas sosial berjalan beriringan. Salah satu institusi unggulan yang akan beroperasi adalah SMA Taruna Nusantara, yang ditargetkan menerima peserta didik pada tahun 2026. Sekolah berasrama ini diharapkan melengkapi ekosistem pendidikan IKN sebagai fondasi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan fokus pembentukan karakter, daya saing, dan wawasan kebangsaan.

Visi pembangunan IKN sebagai "Kota Dunia untuk Semua" menuntut penyediaan pelayanan pendidikan berkualitas tinggi yang menjadi rujukan bagi siswa nasional dan internasional, serta menghasilkan lulusan berkelas global. Dalam upaya mewujudkan hal ini, Otorita IKN, bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) serta berbagai institusi pendidikan dan pakar, sedang menyusun Peta Jalan Pendidikan IKN yang akan memandu pengembangan pelayanan pendidikan hingga tahun 2045. Peta jalan ini mengusung prinsip kurikulum personalisasi yang padat dan luwes, serta pemanfaatan teknologi digital untuk pembelajaran mandiri, selaras dengan program Merdeka Belajar Plus.

Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyatakan bahwa pembangunan ekosistem pendidikan di IKN berorientasi pada keterampilan hidup (life skills), dengan kurikulum bertahap dari penguatan manajemen diri di PAUD hingga perencanaan karier di SMA dan pendidikan tinggi. Otorita IKN juga telah menyiapkan delapan sekolah model sebagai percontohan penerapan Peta Jalan Pendidikan ini, yang mencakup jenjang PAUD hingga SMK. Sekolah-sekolah ini akan mendapatkan perlakuan khusus untuk mempersiapkan kedatangan peserta didik, termasuk anak-anak ASN yang akan pindah ke IKN.

Pemerintah menargetkan populasi IKN mencapai sekitar 1,7-1,9 juta jiwa pada tahun 2045. Untuk menopang pertumbuhan populasi ini, termasuk sekitar 200.000 penduduk pada tahun 2024 yang terdiri dari ASN dan pekerja, ketersediaan fasilitas pendidikan menjadi krusial. Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono, menegaskan bahwa kehadiran institusi pendidikan unggulan di IKN akan menjadi daya tarik utama bagi transisi masyarakat ke ibu kota baru. Sejumlah investor pelopor dari sektor pendidikan telah berkomitmen, antara lain Yayasan Jakarta International School (Nusantara Intercultural School/NIS) dengan estimasi investasi Rp150 miliar, PT AIS Property Asia (Australian Independent School/AIS), Sekolah Terpadu Al Azhar Nusantara dengan estimasi investasi Rp150 miliar, Bina Bangsa School, dan Universitas Gunadarma dengan Program Studi Doktor Internasional.

Meski demikian, peneliti Pusat Riset Pendidikan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Iskandar Agung menekankan pentingnya memprioritaskan penduduk lokal dalam peta jalan pendidikan IKN. Ia menyarankan agar pendidikan di IKN fokus pada pembangunan fisik dan sarana, serta menyediakan tenaga kependidikan yang kompeten, termasuk lebih banyak guru penggerak dengan insentif yang memadai. Upaya ini selaras dengan arahan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menekankan bahwa sekolah-sekolah di IKN harus berstandar internasional namun tetap inklusif dan terbuka bagi seluruh masyarakat IKN. Otorita IKN juga terus berupaya meningkatkan kapasitas guru melalui program magang dan pelatihan, serta kolaborasi dengan penutur asli bahasa Inggris untuk membangun budaya literasi bahasa Inggris di sekolah-sekolah.