Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

35 Siswa Sekolah Rakyat Raih Beasiswa Kuliah

2025-12-07 | 15:30 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-07T08:30:51Z
Ruang Iklan

35 Siswa Sekolah Rakyat Raih Beasiswa Kuliah

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengumumkan bahwa sebanyak 35 siswa Sekolah Rakyat (SR) akan menerima beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan sebagian di antaranya bahkan telah dipastikan mendapatkan jaminan pekerjaan setelah lulus kuliah. Pengumuman ini disampaikan dalam Dialog Kesejahteraan Sosial dan Sekolah Rakyat di Pendopo IPP Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada bulan Oktober 2025.

Beasiswa ini akan diberikan melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, salah satunya Universitas Ary Ginanjar (UAG), di mana 35 siswa Sekolah Rakyat tersebut dijadwalkan akan menerima beasiswa pada tahun 2027. Dari kelompok 35 siswa ini, tujuh di antaranya sudah memiliki kepastian akan mendapatkan pekerjaan setelah menyelesaikan studi mereka. Jaminan pekerjaan ini diperkirakan akan terwujud sekitar enam hingga tujuh tahun mendatang, sejalan dengan waktu kelulusan mereka.

Gus Ipul menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya hilirisasi pendidikan yang diusung oleh program Sekolah Rakyat, bertujuan untuk memastikan setiap lulusan memiliki masa depan yang jelas, baik melalui jalur pendidikan tinggi maupun dunia kerja. Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto yang dikelola oleh Kementerian Sosial sebagai bagian dari strategi nasional pengentasan kemiskinan. Hingga November 2025, telah beroperasi 166 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia, menampung sekitar 16.000 siswa.

Siswa yang berhak mengikuti program Sekolah Rakyat adalah mereka yang berasal dari latar belakang ekonomi kurang mampu, khususnya dari desil terbawah (Desil 1 dan 2) Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Selain beasiswa untuk 35 siswa di UAG, Kementerian Sosial juga berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk menyiapkan total 2.600 kuota beasiswa bagi lulusan Sekolah Rakyat di berbagai perguruan tinggi negeri. Alokasi beasiswa ini mencakup 1.000 kuota Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, 500 afirmasi pendidikan, 500 melalui seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru (SNPMB), dan 600 di Politeknik Kesehatan (Poltekkes). PT Pos Indonesia juga turut berkontribusi dengan menyiapkan 80 hingga 100 slot beasiswa di universitas logistik dan distribusi internasional.

Lebih lanjut, terdapat juga peluang beasiswa internasional bagi siswa Sekolah Rakyat untuk melanjutkan studi di Universitas Tianjin, Tiongkok, melalui kolaborasi antara Yayasan Warga Bumiputera Indonesia dan Kadin Indonesia Komite Tiongkok. Untuk memastikan kesesuaian minat dan bakat, pemerintah memanfaatkan teknologi pemetaan potensi individu seperti DNA Talent dari Ary Ginanjar, yang akan menjadi dasar dalam memberikan arahan karier, baik untuk melanjutkan studi maupun memasuki dunia kerja. Para lulusan juga akan mendapatkan pendampingan untuk jalur vokasi atau wirausaha sesuai dengan minat dan kemampuan mereka.