
Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2026 secara resmi telah diluncurkan pada Selasa, 16 September 2025, menandai dimulainya tahapan penting bagi calon mahasiswa yang berkeinginan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN). Peluncuran ini, yang dilaksanakan lebih awal dari tahun-tahun sebelumnya, bertujuan untuk memberikan waktu persiapan yang lebih panjang bagi siswa, guru, dan pihak sekolah dalam menghadapi kebijakan dan jadwal terbaru.
Konferensi pers peluncuran SNPMB 2026 dipimpin langsung oleh Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T. Beliau didampingi oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto. Peluncuran yang dipercepat ini merupakan hasil evaluasi dari pelaksanaan SNPMB tahun-tahun sebelumnya, serta adanya penyesuaian persyaratan bagi peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Salah satu perubahan paling signifikan pada SNPMB 2026 adalah diterapkannya Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai instrumen validasi nilai rapor bagi siswa yang memenuhi syarat (eligible) dan ingin mendaftar melalui jalur SNBP. TKA ini merupakan asesmen nasional yang bertujuan mengukur capaian akademik siswa dalam mata pelajaran tertentu, yang hasilnya akan menjadi salah satu dokumen verifikasi akademik di awal pendaftaran SNBP. Meskipun bersifat opsional, TKA menjadi syarat wajib bagi siswa eligible yang mendaftar SNBP. Persentase TKA untuk SNBP akan diumumkan pada Desember 2025.
Selain itu, pelaksanaan SNPMB 2026 secara umum tidak mengalami perubahan besar dalam hal jalur seleksi dan kuota. Tiga jalur utama, yaitu SNBP (berdasarkan prestasi), SNBT (berdasarkan tes Ujian Tulis Berbasis Komputer/UTBK), dan jalur Mandiri (dikelola masing-masing PTN), tetap berlaku. Kuota untuk PTN Badan Layanan Umum (BLU), Satuan Kerja (Satker), dan PTN Badan Hukum (PTNBH) juga tidak berubah. Perubahan minor lainnya termasuk pelaksanaan UTBK-SNBT pada hari Jumat yang kini hanya akan memiliki satu sesi, untuk menghindari berdekatan dengan waktu Salat Jumat.
Panitia SNPMB juga telah merilis jadwal lengkap untuk SNPMB 2026, yang meliputi:
* Pengumuman Kuota Sekolah: 29 Desember 2025.
* Masa Sanggah Kuota Sekolah: 29 Desember 2025 – 15 Januari 2026.
* Registrasi Akun SNPMB Sekolah: 5 Januari – 26 Januari 2026.
* Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh Sekolah: 5 Januari – 2 Februari 2026.
* Registrasi Akun SNPMB Siswa (untuk SNBP): 12 Januari – 18 Februari 2026.
* Registrasi Akun SNPMB Siswa (untuk SNBT): 12 Januari – 7 April 2026.
* Pendaftaran SNBP: 3 – 18 Februari 2026.
* Pengumuman Hasil SNBP: 31 Maret 2026.
* Pendaftaran UTBK-SNBT: 25 Maret – 7 April 2026.
* Pelaksanaan UTBK: 21 – 30 April 2026.
* Pengumuman Hasil SNBT: 25 Mei 2026.
* Masa Unduh Sertifikat UTBK: 2 Juni – 31 Juli 2026.
Seluruh kegiatan pada tanggal yang ditentukan akan dimulai dan diakhiri pada pukul 15.00 WIB. Eduart Wolok mengingatkan bahwa jadwal ini bersifat final dan tidak akan ada perpanjangan waktu, khususnya untuk pengisian PDSS.
Dengan peluncuran yang lebih awal ini, siswa kelas XII tahun ajaran 2025/2026 diimbau untuk segera mempersiapkan diri dengan fokus pada catatan prestasi rapor, pengumpulan dokumen prestasi pendukung, dan memastikan data PDSS sekolah telah terisi dengan benar. Koordinator Pusat Humas dan Kerja Sama SNPMB, Achmad Zaki, M.A., menekankan pentingnya bagi siswa dan sekolah untuk aktif mengikuti informasi resmi dari SNPMB agar tidak terlewatkan jadwal penting.