
Peluang untuk melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri dengan dukungan beasiswa penuh, termasuk uang saku, semakin terbuka lebar bagi pelajar Indonesia. Sejumlah negara menawarkan program beasiswa komprehensif yang tidak hanya menanggung biaya kuliah, tetapi juga berbagai kebutuhan hidup. Berikut adalah lima negara yang memiliki beasiswa kuliah dengan uang saku bagi pelajar Indonesia:
1. Jepang
Pemerintah Jepang melalui Beasiswa Monbukagakusho (MEXT) menyediakan kesempatan studi penuh bagi mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia. Beasiswa MEXT meliputi biaya kuliah sepenuhnya, tunjangan hidup bulanan sekitar 117.000 yen (sekitar Rp15.652.560), tiket pesawat pulang pergi Indonesia-Jepang, serta bebas biaya pengurusan visa pelajar. Selain itu, Beasiswa Mitsui Bussan juga menawarkan pembiayaan penuh untuk jenjang S1 dengan uang saku bulanan mencapai sekitar 145.000 yen (sekitar Rp15 juta), tiket pesawat pulang pergi, dan asuransi kesehatan.
2. Korea Selatan
Beasiswa Global Korea Scholarship (GKS) adalah salah satu program paling diminati yang ditawarkan oleh pemerintah Korea Selatan. Beasiswa ini mencakup biaya kuliah penuh, tiket pesawat pulang pergi, pelatihan bahasa Korea selama satu tahun, asuransi kesehatan, serta tunjangan bulanan. Untuk program sarjana, tunjangan yang diberikan sekitar 900.000 KRW (sekitar Rp11,8 juta) per bulan, sedangkan untuk program magister dan doktoral sebesar 1.000.000 KRW (sekitar Rp12,6 juta) per bulan. Program Beasiswa Indonesia Maju (BIM) dari Kemendikbudristek juga mendukung studi di Korea Selatan untuk pelajar berprestasi. Beberapa universitas seperti Sungkyunkwan University juga menawarkan Samsung Global Sungkyun Scholarship yang menyediakan biaya kuliah penuh dan uang saku bulanan sebesar 570.000 KRW (sekitar Rp6,7 juta).
3. Brunei Darussalam
Pemerintah Brunei Darussalam membuka beasiswa untuk program diploma, S1, dan S2 bagi pelajar Indonesia. Beasiswa ini sangat komprehensif, mencakup biaya kuliah gratis, biaya pendaftaran, ujian, serta orientasi. Penerima beasiswa juga akan mendapatkan tiket pesawat kelas ekonomi pergi-pulang, tunjangan pribadi sebesar 500 BND (sekitar Rp5,9 juta) per bulan, tunjangan makan 150 BND (sekitar Rp1,79 juta) per bulan, dan tunjangan buku sebesar 600 BND (sekitar Rp7,1 juta).
4. Belanda
Belanda menjadi salah satu destinasi favorit dengan beragam program beasiswa. Beasiswa Studeren in Nederland (StuNed) yang merupakan bagian dari kerja sama bilateral pemerintah Belanda dan Indonesia, menawarkan cakupan biaya kuliah (hingga EUR 20.000 per tahun), biaya hidup bulanan, serta biaya perjalanan internasional dan lokal. Selain itu, ada juga Orange Knowledge Programme (OKP) dan Beasiswa Erasmus+ yang menyediakan pembiayaan penuh termasuk biaya kuliah, uang saku bulanan, tiket pesawat pergi-pulang, dan asuransi kesehatan. NL Scholarship juga memberikan bantuan keuangan untuk tahun pertama studi.
5. Australia
Australia Awards Scholarships (AAS) merupakan beasiswa penuh dari pemerintah Australia yang sangat populer di kalangan mahasiswa Indonesia. Beasiswa ini menanggung biaya kuliah penuh, tiket pesawat pulang pergi Indonesia-Australia, biaya visa, asuransi kesehatan, tunjangan kedatangan, serta tunjangan hidup bulanan. Selama pelatihan pra-keberangkatan, penerima beasiswa juga mendapatkan uang saku sekitar Rp3.000.000 per bulan. Ada pula Postgraduate Research Scholarship dari University of Sydney yang mencakup biaya kuliah 100 persen gratis dan biaya hidup sebesar USD37.207 (sekitar Rp427 juta) per tahun. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Indonesia juga memiliki skema pendanaan bersama dengan AAS untuk program magister di bidang-bidang tertentu.