Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Dosen PTN Merapat! Beasiswa IASP 2026 Buka Pintu S3 Gratis di Austria

2025-12-13 | 19:44 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-13T12:44:53Z
Ruang Iklan

Dosen PTN Merapat! Beasiswa IASP 2026 Buka Pintu S3 Gratis di Austria

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) kembali membuka pendaftaran Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP) untuk tahun 2026, menawarkan kesempatan bagi dosen perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia untuk menempuh pendidikan doktoral (S3) gratis di berbagai universitas terkemuka di Austria. Program beasiswa ini merupakan skema pendanaan bersama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Austria, bertujuan meningkatkan kualifikasi serta kapasitas sumber daya manusia dosen Indonesia.

Beasiswa IASP 2026 menyediakan dukungan finansial yang komprehensif, mencakup pembebasan biaya kuliah, tunjangan hidup bulanan, tunjangan transportasi, serta asuransi kesehatan selama masa studi di Austria. Beberapa sumber menyebutkan tunjangan bulanan sebesar 1.000 Euro selama maksimal 36 bulan. Selain itu, tunjangan mobilisasi dan bantuan keluarga (mulai semester ketiga) juga termasuk dalam cakupan beasiswa. Durasi beasiswa adalah tiga tahun (36 bulan) untuk program doktoral, termasuk fase persiapan selama sembilan bulan di awal.

Untuk dapat melamar beasiswa IASP 2026, calon peserta wajib memenuhi beberapa persyaratan ketat. Pelamar harus berstatus sebagai dosen tetap di perguruan tinggi di bawah binaan Kemendiktisaintek, memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), serta mengantongi surat izin dari pimpinan perguruan tinggi asal. Calon pelamar juga tidak boleh sudah memiliki gelar doktor atau sedang menempuh pendidikan doktoral (on-going). Batas usia maksimal pendaftar adalah 35 tahun pada tanggal 31 Desember tahun pendaftaran. Kondisi sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah juga menjadi syarat. Terdapat ketentuan khusus bahwa pasangan suami istri dengan bidang keilmuan yang sama tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama atau dibimbing oleh supervisor yang sama.

Dokumen persyaratan yang harus disiapkan meliputi sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku (maksimal dua tahun terakhir) dengan skor minimal TOEFL iBT 90, TOEFL ITP 550, atau IELTS 6.5. Pelamar juga diwajibkan menyertakan proposal usulan penelitian setebal 5-10 halaman yang telah disetujui oleh calon pembimbing/supervisor di perguruan tinggi Austria. Dokumen lain yang dibutuhkan adalah curriculum vitae (CV) dalam bahasa Inggris, dua surat rekomendasi akademik berbahasa Inggris, paspor yang masih berlaku minimal satu tahun, serta Letter of Acceptance (LoA) yang bersifat tanpa syarat (unconditional) dari perguruan tinggi tujuan atau calon supervisor di Austria.

Pendaftaran untuk Beasiswa IASP 2026 dibuka dan tenggat waktu pengumpulan aplikasi dilaporkan akan berakhir pada 1 Maret 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman https://beasiswadosen.kemdikbud.go.id. Program IASP ini dikelola oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (DIKTIRISTEK) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia bekerja sama dengan OeAD-GmbH (Austrian Agency for Education and Internationalisation) mewakili Kementerian Federal Perempuan, Sains, dan Riset Republik Austria.