
Institut Teknologi Bandung (ITB) secara signifikan memperluas peluang bagi calon mahasiswa internasional dan Warga Negara Indonesia (WNI) pada tahun akademik 2026 dengan membuka 27 kelas International Undergraduate Program (IUP) atau Kelas Internasional. Angka ini merupakan peningkatan drastis dari sebelumnya yang hanya enam kelas IUP.
Pengumuman ini disampaikan oleh Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara MT, dalam acara Open House ITB 2026 yang disiarkan melalui YouTube pada Sabtu, 13 Desember 2025. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof. Dr. Irwan Meilano ST MSc, menambahkan bahwa pendaftaran untuk kelas IUP ini akan dibuka sebelum Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Hal ini berarti calon mahasiswa dapat mendaftar program IUP pada Januari 2026 atau bahkan lebih awal, sebelum Februari 2026.
Keunggulan utama dari kelas internasional ini adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk langsung memilih program studi yang diinginkan sejak awal pendaftaran. Ini berbeda dengan jalur reguler ITB, di mana mahasiswa umumnya harus terlebih dahulu menjalani kuliah di fakultas sebelum kemudian dijuruskan ke program studi tertentu. Prof. Irwan Meilano menegaskan bahwa keunikan ini memungkinkan mahasiswa IUP langsung diterima di program studi.
Program International Undergraduate Program (IUP) dirancang dengan kurikulum berbahasa Inggris dan memberikan pengalaman akademik global. Calon mahasiswa IUP diwajibkan untuk aktif dalam berbagai kegiatan akademik global, termasuk melakukan pertukaran mahasiswa minimal satu semester ke perguruan tinggi mitra ITB di luar negeri pada tahun keempat kuliah. Ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan gelar ganda atau pengalaman belajar di universitas-universitas kelas dunia. Beberapa fakultas di ITB bahkan tengah mendiskusikan kemungkinan program fast track S1-S2 untuk jalur IUP.
Jalur IUP ini terbuka untuk lulusan SMA/sederajat, baik dari Indonesia maupun luar negeri, termasuk mereka yang berasal dari sekolah dengan kurikulum nasional maupun internasional. Untuk proses seleksi, calon mahasiswa diwajibkan mengikuti Ujian Kualifikasi Akademik (Academic Qualification/AQ) ITB yang diselenggarakan secara daring (Online CBT) dalam bahasa Inggris. Selain itu, diperlukan juga Ujian Kualifikasi Bahasa Inggris (English Language Qualification/ELQ) ITB yang meliputi tes membaca, menulis, dan mendengarkan. Bagi peminat Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) serta program studi Arsitektur, akan ada tes menggambar tambahan.
Perluasan jalur internasional ini merupakan bagian dari transformasi sistem penerimaan mahasiswa baru ITB mulai tahun 2026. ITB tidak lagi membuka jalur Seleksi Mandiri, melainkan menggantinya dengan jalur Seleksi Siswa Unggul (SSU) dan memperkuat program IUP. Program studi yang dibuka dalam jalur IUP ITB ini mencakup berbagai bidang, seperti Teknik Lingkungan, Teknik Metalurgi, Arsitektur, Desain Komunikasi Visual, Desain Produk, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Mesin, Teknik Dirgantara, Sistem dan Teknologi Informasi, Kimia, Biologi, Sains dan Teknologi Farmasi, serta Farmasi Klinis dan Komunitas.