Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Kategori Baru SPMB Jalur Prestasi 2026: Perluas Peluang Masuk PTN Impian

2026-01-03 | 16:23 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-03T09:23:25Z
Ruang Iklan

Kategori Baru SPMB Jalur Prestasi 2026: Perluas Peluang Masuk PTN Impian

Pemerintah resmi menambahkan kategori prestasi kepemimpinan pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi mulai tahun 2026, sebuah langkah signifikan untuk memperluas kriteria seleksi siswa berprestasi di seluruh jenjang pendidikan. Kebijakan ini, yang diumumkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti pada 2 Januari 2026, bertujuan untuk mengakui berbagai bentuk talenta siswa di luar bidang akademik dan non-akademik tradisional.

Penambahan kategori kepemimpinan ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan SPMB tahun-tahun sebelumnya, khususnya setelah Sistem Penerimaan Murid Baru 2025 yang diklaim lebih baik dari sistem sebelumnya, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Survei Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan (PSKP) Kemendikdasmen pada 2025 menunjukkan 92 persen kepala sekolah menilai SPMB lebih baik, salah satunya berkat penambahan aspek kepemimpinan pada jalur prestasi.

Bersamaan dengan kategori baru ini, sistem penilaian prestasi akademik juga mengalami transformasi krusial. Mulai SPMB 2026, Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan menjadi komponen penilaian utama dalam jalur prestasi, meskipun tidak diwajibkan sepenuhnya. Menteri Mu'ti menjelaskan bahwa TKA akan menjadi poin pertimbangan penting karena memiliki tingkat objektivitas yang lebih tinggi dibandingkan nilai rapor, yang kerap dianggap rentan terhadap "sodaqoh guru" atau inflasi nilai. Pelaksanaan TKA untuk jenjang SMP dijadwalkan pada 6-16 April 2026, sementara untuk SD pada 20-30 April 2026. Pendaftaran TKA sendiri akan dibuka pada 19 Januari hingga 28 Februari 2026.

Untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, yang merupakan jalur masuk perguruan tinggi, TKA akan berfungsi sebagai validator nilai rapor. Meski komponen seleksi SNBP 2026 masih akan mendasarkan minimal 50 persen pada nilai rapor seluruh mata pelajaran, bobot maksimal 50 persen lainnya dapat berasal dari nilai rapor dua mata pelajaran pendukung program studi, portofolio, dan/atau prestasi, termasuk hasil TKA.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026, Eduart Wolok, sebelumnya telah mengumumkan peluncuran informasi SNPMB 2026 lebih awal pada 16 September 2025, menyoroti penyesuaian kriteria peserta SNBP. Hal ini sejalan dengan Merdeka Belajar Episode Kedua Puluh Dua: Transformasi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri, yang bertujuan mendorong peningkatan mutu pendidikan dan SDM unggul.

Transformasi ini dipandang sebagai upaya pemerintah untuk lebih inklusif dan mengakomodasi keragaman siswa. Minat siswa terhadap jalur prestasi ke perguruan tinggi menunjukkan peningkatan signifikan. Pada SNBP 2025, total pendaftar mencapai 776.515 siswa, meningkat 10,6% dibandingkan 2024, bersaing memperebutkan 181.425 kursi di 146 PTN. Terjadi pula lonjakan pendaftar pada program studi seni dan olahraga, dengan 27.109 siswa pada 2025, naik 4.301 dari tahun sebelumnya. Dengan penambahan kategori kepemimpinan dan penekanan pada objektivitas TKA, diharapkan SPMB dan SNBP 2026 dapat menjaring calon peserta didik yang lebih holistik dan berintegritas.