Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Penerimaan Kelas Internasional ITS 2026 Dibuka: Panduan Syarat Lengkap

2026-01-20 | 16:49 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-20T09:49:36Z
Ruang Iklan

Penerimaan Kelas Internasional ITS 2026 Dibuka: Panduan Syarat Lengkap

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) secara resmi membuka pendaftaran Gelombang I program sarjana kelas internasional atau International Undergraduate Program (IUP) tahun akademik 2026, mulai 12 Januari hingga 25 Februari 2026, melalui laman admisi ITS. Pembukaan ini merupakan bagian dari strategi universitas untuk mencetak lulusan berdaya saing global dan siap menghadapi karier internasional di masa depan, sejalan dengan visi ITS menjadi perguruan tinggi berkelas dunia.

Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS, Nani Kurniati ST MT PhD, menjelaskan bahwa IUP dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan yang relevan di tingkat global, dengan pengajaran yang sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris, baik dalam teori maupun praktikum ilmiah. Program ini menawarkan berbagai keuntungan seperti kesempatan pertukaran pelajar, program gelar ganda (dual-degree), magang internasional, dan kursus musim panas. Lulusan program IUP berpeluang memperoleh dua gelar sarjana sekaligus, dari ITS dan dari perguruan tinggi mitra di luar negeri.

Untuk tahun 2026, ITS menyediakan kuota 385 kursi untuk program IUP ini. Angka ini mencerminkan peningkatan kapasitas yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir, di mana pada tahun 2023 ITS telah menambah kuota menjadi 500 orang, naik 100 kuota dari tahun sebelumnya. Seleksi awal untuk Gelombang I IUP 2026 mengutamakan nilai rapor atau transkrip akademik SMA. Persyaratan khusus juga ditetapkan, seperti untuk program Cambridge IGCSE memerlukan nilai Matematika, Kimia, dan Fisika, sementara program A Level dan Diploma IB membutuhkan nilai Matematika dan Fisika.

Pembukaan pendaftaran kelas internasional ini menggarisbawahi komitmen ITS dalam meningkatkan internasionalisasi kampus, yang juga sejalan dengan tren globalisasi pendidikan tinggi di Indonesia. Pada tahun 2022, ITS menduduki peringkat pertama penerima mahasiswa mancanegara terbanyak di Indonesia dengan 1793 mahasiswa asing. Upaya ini merupakan bagian dari rencana strategis ITS untuk berkontribusi pada kemajuan bangsa dan mengembangkan reputasi internasional hingga tahun 2045, dengan target menjadi universitas kewirausahaan yang berperan besar di kancah global.

Secara lebih luas, peningkatan program internasional di perguruan tinggi Indonesia mencerminkan dorongan nasional untuk menciptakan talenta unggul yang mampu bersaing di pasar kerja global. Indonesia sendiri menduduki peringkat kedua di ASEAN untuk jumlah mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar negeri, dengan 59.224 orang tercatat pada data UNESCO. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) juga telah mengalokasikan 80 persen beasiswa LPDP mulai tahun 2026 untuk bidang Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM) serta bidang pendukungnya, guna mendukung delapan sektor strategis yang vital bagi ekonomi berbasis inovasi Indonesia pada 2045.

Program kelas internasional seperti yang ditawarkan ITS memiliki implikasi jangka panjang yang signifikan. Bagi mahasiswa, ini bukan hanya tentang penguasaan bahasa Inggris atau kesempatan meraih gelar ganda, melainkan juga pengembangan pemikiran kritis, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan multikultural, dan membangun jaringan internasional yang krusial untuk karier di dunia yang semakin terhubung. Bagi ITS, inisiatif ini memperkuat posisinya dalam mencapai keunggulan akademik global, menarik beragam talenta, dan memperluas kolaborasi riset internasional. Di tingkat nasional, program semacam ini berkontribusi langsung pada pembangunan sumber daya manusia berkualitas tinggi yang esensial untuk mendukung sektor-sektor strategis dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.