Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Prabowo Terpana Disiplin Baris-Berbaris Siswa Sekolah Rakyat: Kualitasnya Selevel SMA Taruna Nusantara

2026-01-16 | 21:49 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-16T14:49:18Z
Ruang Iklan

Prabowo Terpana Disiplin Baris-Berbaris Siswa Sekolah Rakyat: Kualitasnya Selevel SMA Taruna Nusantara

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada 15 Januari 2024 secara terbuka memuji kemampuan baris-berbaris siswa Sekolah Rakyat di Bogor, Jawa Barat, menyatakan kedisiplinan mereka setara dengan siswa SMA Taruna Nusantara, sebuah institusi pendidikan menengah prestisius yang dikenal dengan penekanan pada nilai-nilai kemiliteran dan kepemimpinan. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meninjau langsung kegiatan belajar mengajar dan fasilitas Sekolah Rakyat yang berada di bawah Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP) Kementerian Pertahanan.

Konstatering Prabowo, yang kala itu juga merupakan calon presiden dengan nomor urut 2, bukan sekadar sebuah pujian ringan, melainkan sebuah pernyataan berbobot yang secara implisit mengangkat derajat Sekolah Rakyat di mata publik, sekaligus menyoroti pentingnya disiplin dan etika dalam pendidikan dasar. Sekolah Rakyat, yang memiliki akar historis kuat dalam sistem pendidikan Indonesia, seringkali diasosiasikan dengan fasilitas yang lebih sederhana dan kurikulum yang fleksibel, melayani komunitas di daerah-daerah dengan akses pendidikan terbatas atau bagi mereka yang kurang mampu secara ekonomi. Pendirian dan keberlanjutan sekolah-sekolah ini, termasuk yang dikelola oleh YKPP, menunjukkan komitmen terhadap pemerataan akses pendidikan dasar bagi seluruh lapisan masyarakat.

Di sisi lain, SMA Taruna Nusantara di Magelang dikenal sebagai lembaga pendidikan semi-militer yang mencetak calon-calon pemimpin bangsa dengan penekanan kuat pada kedisiplinan, kepemimpinan, dan nasionalisme. Lulusannya kerap melanjutkan ke akademi militer atau kepolisian, maupun universitas terkemuka, menjadikannya tolok ukur bagi pendidikan karakter yang terstruktur. Perbandingan Prabowo antara siswa Sekolah Rakyat dengan SMA Taruna Nusantara, meskipun dalam konteks baris-berbaris, secara simbolis menyiratkan bahwa nilai-nilai inti seperti disiplin dan semangat kebangsaan dapat tumbuh subur di lingkungan pendidikan manapun, terlepas dari latar belakang sosial-ekonomi atau fasilitas yang tersedia.

Pernyataan ini memiliki potensi implikasi jangka panjang, terutama dalam diskursus kebijakan pendidikan dan persepsi masyarakat terhadap Sekolah Rakyat. Dengan dukungan dari tokoh sekaliber Prabowo, yang kini telah terpilih sebagai presiden, Sekolah Rakyat mungkin akan mendapatkan perhatian lebih besar dari pemerintah dan swasta, baik dalam bentuk peningkatan fasilitas, dukungan kurikulum, maupun pelatihan guru. Hal ini dapat membantu memperkuat posisi Sekolah Rakyat sebagai alternatif pendidikan yang relevan, terutama dalam menanamkan nilai-nilai karakter kebangsaan dan disiplin sejak usia dini. Namun, fokus pada disiplin militeristik juga dapat memicu perdebatan mengenai keseimbangan antara pendidikan karakter dan kebebasan berekspresi serta kreativitas siswa dalam lingkungan sekolah. Penting untuk memastikan bahwa penekanan pada disiplin tidak mengesampingkan aspek-aspek krusial lain dalam pengembangan holistik siswa.