
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menorehkan pengakuan global setelah berhasil masuk dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) World University Rankings (WUR) by Subject 2025 di tiga bidang keilmuan krusial. Capaian yang diumumkan pada Januari 2025 ini menegaskan kualitas akademik dan kontribusi riset UMY di kancah internasional, membuktikan konsistensi dalam mencapai standar pendidikan tinggi kelas dunia.
UMY berhasil menempatkan diri dalam kategori Ilmu Sosial, Ekonomi dan Bisnis, serta Teknik. Untuk Ilmu Sosial, yang mencakup ilmu sosial, ilmu politik dan hubungan internasional, serta ilmu komunikasi dan media, UMY berada di peringkat 801-1000 dunia dan menduduki posisi ketujuh di Indonesia. Pada bidang Ekonomi dan Bisnis, termasuk akuntansi dan keuangan, serta ekonomi dan ekonometri, UMY meraih peringkat 801+ global dan posisi ketujuh di tingkat nasional. Sementara itu, untuk bidang Teknik, yang mencakup teknik sipil, teknik elektro, dan teknik mesin, UMY menempati peringkat 1251+ dunia dan posisi kesebelas di Indonesia.
Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., menyoroti bahwa keberhasilan ini merupakan manifestasi nyata dari kolaborasi strategis yang telah dibangun UMY. "Masuknya UMY dalam pemeringkatan THE by Subject 2025 adalah bukti jelas bahwa UMY berhasil membangun kolaborasi yang berdampak, baik secara internasional maupun dengan berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem multi-helix," kata Nurmandi, menegaskan bahwa kerja sama ini memperkuat posisi UMY di panggung global.
Pemeringkatan THE WUR by Subject dikenal sebagai tolok ukur kredibel dalam menilai kinerja universitas berdasarkan bidang ilmu tertentu, menggunakan 18 indikator kinerja yang dikelompokkan ke dalam lima pilar utama: pengajaran, lingkungan penelitian, kualitas penelitian, industri, dan pandangan internasional. Metodologi ini dirancang untuk merefleksikan keunikan budaya akademik di setiap subjek, memberikan gambaran yang lebih mendalam tentang kekuatan spesifik suatu institusi.
Capaian ini bukan merupakan prestasi tunggal UMY dalam upayanya menuju visi universitas berkelas dunia. Sebelumnya, dalam pemeringkatan THE World University Rankings 2026 secara keseluruhan, UMY berhasil mempertahankan posisinya di peringkat 1501+ dunia dan menempati peringkat ke-9 di Indonesia, dengan peningkatan nilai di seluruh indikator penilaian, khususnya pada International Outlook dan Research Quality. Wakil Rektor Bidang Mutu, Reputasi, dan Kemitraan UMY, Ir. Slamet Riyadi, M.Sc., Ph.D., pada Oktober 2025 menyatakan bahwa peningkatan ini menandakan perbaikan sistemik dalam pembelajaran, riset, dan tata kelola akademik. Menurut Slamet, dua pilar kekuatan UMY, yakni internasionalisasi dan riset, saling memperkuat, dengan program internasionalisasi sejak 2015 yang kini menghasilkan mahasiswa asing, mobilitas dosen, dan kolaborasi riset lintas negara. Selain itu, UMY juga tercatat dalam QS World University Rankings 2024, bahkan masuk dalam Top 400 dunia untuk indikator International Faculty. UMY juga menunjukkan komitmen tinggi terhadap program keberlanjutan dengan menembus peringkat 201–300 dunia untuk dua kategori Sustainable Development Goals (SDGs) dalam THE University Impact Rankings 2025: SDG 2 (Zero Hunger) dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth).
Konsistensi UMY dalam mencapai pengakuan internasional, baik dalam pemeringkatan umum maupun spesifik berdasarkan subjek, menggarisbawahi upaya berkelanjutan perguruan tinggi ini dalam meningkatkan mutu pendidikan, mendorong inovasi riset, dan memperluas jangkauan globalnya. Kehadiran UMY dalam daftar bergengsi ini memberikan dampak langsung pada reputasi institusi, menarik calon mahasiswa dan akademisi berbakat, serta membuka lebih banyak peluang kerja sama internasional. Ini juga memperkuat posisi UMY sebagai kontributor signifikan dalam memajukan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, selaras dengan semangat kolaborasi riset yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.