
Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Fathi, menyoroti urgensi keberadaan tes bahasa Inggris (TBI) dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Politeknik Keuangan Negara (PKN STAN) tahun 2025. Isu ini mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XI DPR dengan Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Direktur Utama Badan Layanan Umum (BLU) PKN STAN di Jakarta pada Selasa, 16 September 2025. Fathi, dari Fraksi Partai Demokrat, mempertanyakan relevansi tes tersebut mengingat lulusan PKN STAN mayoritas akan mengabdi di instansi pemerintahan di Indonesia, bukan di luar negeri.
Dalam rapat tersebut, Fathi mengungkapkan kekhawatirannya bahwa tes bahasa Inggris dapat menjadi hambatan bagi calon mahasiswa dari daerah yang memiliki akses terbatas terhadap pendidikan bahasa Inggris berkualitas. "Dinasnya kan bukan di Inggris, dinasnya di Indonesia. Untuk apa pakai bahasa Inggris," ujarnya, seraya menambahkan bahwa tes semacam itu seharusnya tidak perlu ada untuk mereka yang akan menempuh pendidikan di STAN.
Menanggapi sorotan tersebut, Direktur PKN STAN Evy Mulyani menyatakan kesiapannya untuk mengevaluasi urgensi tes bahasa Inggris pada seleksi mahasiswa baru. Evy menjelaskan bahwa komponen tes bahasa Inggris dalam SPMB PKN STAN sejalan dengan upaya kampus untuk memperluas eksposur internasional. Pihak PKN STAN berharap dapat menjadi salah satu perguruan tinggi kementerian/lembaga (PTKL) yang maju ke kancah internasional dan mendapatkan akreditasi internasional. Selain itu, kemampuan bahasa Inggris juga diharapkan dapat membekali para alumni sejak dini untuk menghadapi tuntutan di dunia kerja.
Untuk seleksi PKN STAN tahun 2025, Tes Bahasa Inggris (TBI) merupakan bagian dari Seleksi Lanjutan 1, yang diselenggarakan bersamaan dengan Tes Potensi Akademik dan Tes Psikologi. Selain itu, skema baru seleksi PKN STAN 2025 juga mensyaratkan calon peserta memiliki nilai minimal 80,00 (skala 100,00) untuk mata pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika pada ijazah, menandakan perubahan fokus dari nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) menjadi catatan akademik siswa. Tes Bahasa Inggris ini sendiri umumnya mencakup aspek tata bahasa (grammar), kosakata (vocabulary), dan pemahaman bacaan (reading comprehension). Evaluasi yang akan dilakukan oleh PKN STAN diharapkan dapat menengahi berbagai perspektif mengenai kebutuhan kemampuan bahasa Inggris bagi calon abdi negara di Indonesia.