Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

BMKG Ungkap Dampak Supermoon 4 Desember: Prediksi Penting!

2025-12-03 | 18:15 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-03T11:15:57Z
Ruang Iklan

BMKG Ungkap Dampak Supermoon 4 Desember: Prediksi Penting!

Fenomena Supermoon akan menghiasi langit pada tanggal 4 Desember besok, menandai sebagai Supermoon terakhir di tahun 2025. Peristiwa astronomis ini terjadi ketika Bulan Purnama berada pada titik terdekatnya dengan Bumi, yang dikenal sebagai perigee, sehingga membuatnya tampak lebih besar dan lebih terang dari biasanya. Supermoon "Cold Moon" ini diprediksi menjadi bulan purnama terbesar kedua di tahun ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait dampak potensial dari fenomena Supermoon ini, terutama terhadap kenaikan tinggi muka air laut maksimum yang dapat memicu banjir rob. Peringatan dini pasang maksimum atau banjir rob ini berlaku untuk periode 3 hingga 9 Desember 2025 di sejumlah wilayah pesisir.

Menurut BMKG, kondisi astronomis Supermoon berpotensi mengganggu berbagai aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir. Gangguan tersebut meliputi aktivitas bongkar muat di pelabuhan, kegiatan perikanan darat, serta aktivitas di sekitar permukiman pesisir dan tambatan perahu.

Beberapa wilayah yang diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan antara lain pesisir Lampung (seperti Pesisir Bandar Lampung, Pesisir Tanggamus, Pesisir Lampung Selatan, Pesisir Pesawaran, Pesisir Timur Lampung, dan Pesisir Barat Lampung). Selain itu, wilayah pesisir di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, dan Maluku juga berpotensi mengalami dampak serupa. Secara lebih spesifik, BMKG juga mencatat risiko banjir rob di pesisir utara Serang dan Tangerang pada 5–13 dan 20–26 Desember 2025, pesisir Selat Sunda barat Pandeglang pada 10–16 dan 23–24 Desember 2025, serta pesisir selatan Pandeglang dan Lebak pada 9–17 dan 21–28 Desember 2025.

Fenomena Supermoon, ditambah dengan potensi curah hujan tinggi pada awal dan akhir Desember 2025, dapat meningkatkan risiko gangguan operasional, khususnya di Pelabuhan Merak-Bakauheni. Kepala Kelompok Kerja Data dan Informasi BMKG Merak, Trian Asmarahadi, menekankan bahwa peningkatan muka air laut yang maksimum pasti akan berdampak pada kegiatan bongkar muat dan pelayaran di pelabuhan tersebut, terutama menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah pesisir untuk senantiasa waspada dan siaga. Masyarakat diminta untuk memantau perkembangan informasi resmi dari BMKG secara berkala, mengamankan barang-barang berharga, dan menghindari aktivitas di area pesisir yang rawan terendam air selama periode peringatan berlangsung.