:strip_icc()/kly-media-production/medias/3125756/original/035125500_1589272535-277827_ilustrasi-pintu_665_374.jpg)
Setiap muslim dianjurkan untuk memulai dan mengakhiri setiap aktivitas dengan mengingat Allah SWT, termasuk saat keluar dan masuk rumah. Amalan membaca doa keluar dan masuk rumah merupakan sunah Nabi Muhammad SAW yang memiliki keutamaan besar bagi yang mengamalkannya. Doa-doa ini tidak hanya berfungsi sebagai permohonan perlindungan, tetapi juga sebagai bentuk tawakal dan pengakuan akan kelemahan diri di hadapan Sang Pencipta.
Doa Keluar Rumah dan Keutamaannya
Saat hendak melangkah keluar rumah, seorang muslim dianjurkan untuk membaca doa:
بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Latin: Bismillāhi, tawakkaltu 'alallāhi, lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh.
Artinya: "Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah."
Doa ini diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Tirmidzi dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah SAW bersabda, barang siapa yang membaca doa ini ketika keluar dari rumahnya, maka akan dikatakan kepadanya: "Engkau akan diberi petunjuk, dicukupkan, dan dijaga." Seketika itu, setan-setan pun akan menjauh darinya, dan setan lain akan berkata kepada temannya, "Bagaimana mungkin kalian bisa mengganggu orang yang telah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi?"
Keutamaan lain dari membaca doa keluar rumah meliputi keberkahan dalam beraktivitas, ketenangan hati, peningkatan spiritual, serta menjaga dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Ini menjadi bentuk permohonan perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT saat hendak meninggalkan rumah.
Doa Masuk Rumah dan Keutamaannya
Untuk doa masuk rumah yang sahih dan paling dianjurkan adalah dengan menyebut nama Allah (Basmalah) dan mengucapkan salam.
Rasulullah SAW bersabda, "Apabila seseorang masuk rumahnya lalu ia menyebut nama Allah (membaca basmalah), maka setan berkata (kepada teman-temannya), 'Kalian tidak memiliki tempat bermalam dan tidak ada makan malam'." (HR. Muslim). Dengan menyebut nama Allah, kita mengusir setan dan menjauhkan diri dari godaannya.
Selain Basmalah, sangat dianjurkan untuk mengucapkan salam. Rasulullah SAW bersabda, "Apabila engkau masuk rumahmu, maka berilah salam kepada keluargamu, niscaya akan menjadi berkah bagimu dan bagi keluargamu." (HR. Tirmidzi). Jika di dalam rumah tidak ada penghuni, maka dianjurkan mengucapkan "Assalamu 'Alaina wa 'Alaa Ibadillahis Sholihin."
Adapun bacaan doa masuk rumah yang lebih panjang:
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَ الْمَوْلِجِ وَخَيْرَ الْمَخْرَجِ باسْمِ اللَّهِ وَلجْنا، وباسْمِ اللَّهِ خَرَجْنا، وَعَلى اللَّهِ رَبِّنا تَوَكَّلْنا
Latin: Allahumma innii as-aluka khoirol mauliji wa khoirol makhroji bismillaahi wa lajnaa, wa bismillaahi khorojnaa, wa 'alallaahi Robbinaa tawakkalnaa.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan tempat masuk dan kebaikan tempat keluar, dengan menyebut nama-Mu kami masuk, dengan menyebut nama-Mu kami keluar, dan hanya kepada Allah, Tuhan kami, kami bertawakkal."
Meskipun doa ini populer, beberapa ulama, setelah peninjauan ulang terhadap sanadnya, seperti Syekh Al-Albani, mengklasifikasikan hadis yang meriwayatkannya sebagai dha'if (lemah) karena adanya keterputusan sanad antara Syuraih bin 'Ubaid dan Abu Malik Al-Asy'ary. Namun, secara umum, amalan menyebut nama Allah (Basmalah) dan mengucapkan salam saat memasuki rumah tetap merupakan sunah yang sahih dan dianjurkan.
Keutamaan membaca doa dan salam saat masuk rumah sangat banyak, di antaranya dapat melancarkan rezeki dan menjadi perisai dari gangguan setan. Rumah akan senantiasa diberkahi Allah SWT, sehingga penghuninya merasa aman, nyaman, dan tenteram. Mengamalkan doa-doa ini juga menunjukkan kesadaran seorang hamba kepada Allah SWT, pengakuan atas kelemahan diri, serta permohonan perlindungan dan keberkahan dari-Nya.