Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Jadwal TKA SD SMP 2026 Resmi Dirilis: Cek Tanggal Penting dan Materi Ujiannya

2025-12-23 | 18:45 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-23T11:45:49Z
Ruang Iklan

Jadwal TKA SD SMP 2026 Resmi Dirilis: Cek Tanggal Penting dan Materi Ujiannya

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi telah merilis jadwal pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2026, menandai perubahan signifikan dalam sistem evaluasi pendidikan nasional. Tes yang akan diintegrasikan dengan Asesmen Nasional (AN) ini dijadwalkan berlangsung mulai April 2026, dengan pendaftaran dibuka pada 19 Januari hingga 28 Februari 2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menyatakan bahwa integrasi TKA dengan AN merupakan respons terhadap masukan mengenai beban ujian yang terlalu banyak dan berulang bagi peserta didik. "Tahun depan ketika kita menyelenggarakan TKA untuk SMP dan SD, itu nanti terintegrasi dengan Asesmen Nasional," kata Mu'ti dalam acara Taklimat Media di Gedung A Kemendikdasmen pada Senin, 22 Desember 2025. Ia menegaskan bahwa meskipun TKA dan AN disatukan dalam satu proses, aspek yang dinilai akan tetap berbeda. TKA akan mengukur kemampuan akademik siswa, sementara AN akan tetap berfokus pada literasi, numerasi, karakter, serta kualitas lingkungan dan proses belajar-mengajar di sekolah.

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menjelaskan adanya perubahan jadwal pelaksanaan TKA SD dan SMP 2026 yang lebih maju satu minggu dari rencana awal, menyesuaikan dengan hari besar keagamaan Idul Fitri pada akhir Maret 2026. Pelaksanaan TKA SMP dijadwalkan pada 6-16 April 2026, sedangkan TKA SD pada 20-30 April 2026. Rangkaian kegiatan ini akan didahului oleh simulasi TKA SMP pada 23 Februari-1 Maret 2026, simulasi TKA SD pada 2-8 Maret 2026, serta gladi bersih pada 9-17 Maret 2026. Pengolahan hasil tes akan dilakukan pada 18-23 Mei 2026, dengan pengumuman hasil pada 24 Mei 2026.

Materi TKA untuk jenjang SD dan SMP akan meliputi Bahasa Indonesia dan Matematika. Untuk Bahasa Indonesia, penekanan diberikan pada keterampilan membaca, mencakup teks informasi dan teks fiksi. Sementara itu, TKA Matematika akan mengukur kemampuan siswa dalam memahami fakta, konsep, prinsip, prosedur matematika, serta keterampilan pemecahan masalah. Plt. Kepala Pusat Asesmen Pendidikan BSKAP, Rahmawati, menekankan bahwa soal-soal TKA akan disusun oleh pemerintah daerah dan pusat, dengan harapan mengandung unsur kelokalan dan fokus pada penalaran serta pemecahan masalah, bukan sekadar hafalan.

TKA, yang akan dilaksanakan berbasis komputer, dirancang sebagai alat diagnosis nasional untuk memetakan kemampuan akademik murid secara adil, kontekstual, dan berkelanjutan. Meskipun tidak bersifat wajib dan tidak menentukan kelulusan, hasil TKA memiliki fungsi strategis sebagai dasar seleksi jalur prestasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang berikutnya (SMP, SMA, dan bahkan perguruan tinggi), serta menjadi acuan dalam penyetaraan hasil belajar pendidikan nonformal dan informal. Mu'ti menjelaskan bahwa TKA berfungsi sebagai assessment of learning untuk memotret capaian, assessment for learning sebagai dasar perbaikan pembelajaran, dan assessment as learning sebagai bagian dari sistem penilaian komprehensif.

Integrasi TKA dengan Asesmen Nasional juga membawa perubahan pada subjek AN yang sebelumnya menyasar siswa kelas 5 (SD), 8 (SMP), dan 11 (SMA), kini akan digeser ke kelas 6 (SD), 9 (SMP), dan 12 (SMA) atau kelas akhir di setiap jenjang pendidikan, mulai tahun 2026. Pergeseran ini bertujuan agar hasil asesmen dapat menjadi evaluasi akhir pembelajaran pada setiap jenjang. Kebijakan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan secara sistemik dan berkelanjutan melalui evaluasi yang lebih efisien dan berbasis data, tanpa menambah tekanan psikologis pada siswa.