Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Mendikti Ungkap Kondisi Mahasiswa Nyeker di Kampung CEO Google India

2025-12-20 | 23:23 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-20T16:23:21Z
Ruang Iklan

Mendikti Ungkap Kondisi Mahasiswa Nyeker di Kampung CEO Google India

Sebuah cerita inspiratif mengenai kunjungan Mendikbud ke kampung halaman CEO Google di India, di mana beliau dikabarkan menyaksikan seorang mahasiswa berkuliah tanpa alas kaki, telah menarik perhatian publik. Kisah ini menjadi perbincangan, menyoroti realitas pendidikan dan latar belakang hidup yang sederhana namun penuh semangat.

Kampung halaman yang dimaksud adalah Chennai, Tamil Nadu, India, tempat di mana CEO Google, Sundar Pichai, menghabiskan masa kecilnya. Pichai lahir pada 10 Juni 1972, di Madurai, Tamil Nadu, dan dibesarkan di sebuah apartemen dua kamar yang sederhana di Ashok Nagar, Chennai, bersama orang tua dan adik laki-lakinya. Ayahnya, Regunatha Pichai, bekerja sebagai insinyur listrik di General Electric Company (GEC), sebuah konglomerat Inggris, sementara ibunya, Lakshmi, adalah seorang stenografer. Keluarga Pichai memiliki kehidupan yang serba pas-pasan; mereka tidak memiliki televisi hingga Pichai berusia 12 tahun, dan tidak memiliki mobil.

Meskipun dalam keterbatasan ekonomi, orang tua Pichai sangat menjunjung tinggi pendidikan dan rela berkorban demi masa depan anak-anak mereka. Pichai menunjukkan bakat akademik yang cemerlang sejak usia muda, dikenal dengan ingatannya yang luar biasa, terutama dalam mengingat nomor telepon. Ia menempuh pendidikan dasar di Jawahar Vidyalaya di Ashok Nagar dan kemudian melanjutkan ke Indian Institute of Technology (IIT) Kharagpur, sebuah institusi bergengsi di India, mengambil jurusan teknik metalurgi. Kecemerlangan akademiknya membawanya meraih beasiswa S2 di Stanford University di Amerika Serikat.

Kisah mengenai Mendikbud yang menyaksikan mahasiswa tanpa alas kaki saat berkuliah di India, seperti yang disarikan dari berita populer, menggemakan semangat ketekunan dalam mengejar ilmu terlepas dari kondisi ekonomi. Meskipun detail spesifik mengenai kunjungan Mendikbud Indonesia dan pengamatan langsung terhadap mahasiswa bertelanjang kaki di kampung halaman Sundar Pichai tidak dijelaskan secara rinci dalam informasi yang tersedia, narasi ini memberikan gambaran tentang ketidaksetaraan akses dan fasilitas pendidikan yang masih menjadi tantangan di berbagai belahan dunia. Kisah hidup Sundar Pichai sendiri merupakan bukti nyata bahwa latar belakang sederhana tidak menghalangi seseorang untuk mencapai puncak kesuksesan global, didorong oleh pendidikan dan kegigihan.