
Peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 dipastikan tetap memiliki kebebasan dalam memilih program studi (prodi) tanpa perubahan signifikan dari ketentuan tahun 2025. Kebijakan ini menegaskan bahwa calon mahasiswa dapat memilih hingga maksimal empat program studi dari berbagai jenjang dan jenis perguruan tinggi.
Ketua Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026, Eduart Wolok, mengonfirmasi bahwa ketentuan terkait pilihan program studi tidak mengalami perubahan. "Pilihan program studi tak ada perubahan sebagaimana tahun 2025. Bebas pilih program studi apapun," tegas Eduart dalam konferensi pers Peluncuran SNPMB 2026 pada Selasa, 16 September 2025.
Peserta SNBT 2026 diberikan fleksibilitas untuk memilih program studi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Akademik, PTN Vokasi, dan/atau PTKIN. Urutan dalam pemilihan program studi akan menyatakan prioritas pilihan.
Untuk pilihan prodi, terdapat beberapa ketentuan yang harus dipahami peserta:
* 1 Pilihan Program Studi: Peserta bebas memilih prodi apa pun, baik Sarjana (S1), Diploma Empat/Sarjana Terapan (D4), atau Diploma Tiga (D3).
* 2 Pilihan Program Studi: Peserta bebas memilih kombinasi dua prodi apa pun, misalnya dua S1, satu S1 dan satu D4, satu S1 dan satu D3, dua D4, dua D3, atau satu D4 dan satu D3.
* 3 Pilihan Program Studi: Peserta dapat memilih dengan kombinasi tertentu, seperti dua program akademik (S1) dan satu program vokasi (D4/D3), satu program akademik dan dua program vokasi, atau tiga program vokasi dengan minimal satu program D3.
* 4 Pilihan Program Studi: Ketentuan untuk empat pilihan prodi mencakup kombinasi dua program akademik dan dua program vokasi (minimal satu D3), atau satu program akademik dan tiga program vokasi (minimal satu D3).
SNBT 2026 akan didasarkan pada hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026, ditambah portofolio bagi peserta yang memilih program studi seni dan/atau olahraga. Materi tes UTBK akan meliputi Tes Potensi Skolastik (TPS), Tes Literasi, dan Penalaran Matematika.
Persyaratan peserta SNBT 2026 meliputi kepemilikan Akun SNPMB Siswa yang dapat diregistrasi hingga 7 April 2026 pukul 15.00 WIB, Warga Negara Indonesia (WNI) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK), serta merupakan siswa SMA/SMK/MA kelas terakhir tahun 2026 atau lulusan tahun 2024 dan 2025. Lulusan Paket C tahun 2024, 2025, dan 2026 juga dapat mendaftar dengan usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026. Penting untuk dicatat, siswa yang telah dinyatakan lulus seleksi jalur SNBP 2026, SNBP 2025, atau SNBP 2024 tidak dapat mengikuti SNBT 2026.
Pendaftaran UTBK-SNBT dijadwalkan pada 25 Maret hingga 7 April 2026, dengan pelaksanaan UTBK dari 21 hingga 30 April 2026. Pengumuman hasil SNBT akan dilakukan pada 25 Mei 2026. Biaya UTBK adalah Rp200.000 untuk semua peserta dan tidak dapat dikembalikan. Kuota SNBT minimal sebesar 40% dari total daya tampung program studi di masing-masing PTN.