Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Beasiswa Rp 6 Juta untuk Mahasiswa Tangerang: Begini Cara Klaimnya

2026-01-10 | 15:32 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-10T08:32:52Z
Ruang Iklan

Beasiswa Rp 6 Juta untuk Mahasiswa Tangerang: Begini Cara Klaimnya

Pemerintah Kota Tangerang membuka pendaftaran program bantuan sosial (bansos) beasiswa senilai Rp6 juta bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, dengan periode pendaftaran yang dimulai pada 12 Januari dan akan berakhir pada 26 Januari 2026. Program ini, yang dikelola oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang, dirancang untuk mendukung biaya pendidikan tinggi bagi mahasiswa yang berdomisili di Kota Tangerang dan akan dialokasikan untuk tahun anggaran 2027. Bantuan finansial sebesar Rp6 juta tersebut bersifat satu kali dalam setahun dan tidak berkelanjutan, bertujuan untuk memastikan pemerataan akses pendidikan di kalangan generasi muda kota.

Kepala Dinsos Kota Tangerang, Acep Wahyudi, menegaskan bahwa inisiatif ini memiliki tujuan ganda: meringankan beban ekonomi yang seringkali menghambat mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Tangerang. Mahasiswa yang memenuhi kriteria diimbau untuk segera mempersiapkan seluruh dokumen persyaratan dan melakukan pendaftaran secara daring melalui Aplikasi Tangerang LIVE, pada menu Bansos Mahasiswa, sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Program ini merupakan bagian integral dari komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam merealisasikan proyek strategis "Gampang Sekolah", sebuah upaya holistik untuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena kendala ekonomi.

Sejak diluncurkan pada tahun 2021, program beasiswa ini telah secara rutin menyalurkan bantuan kepada total 1.517 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS). Pada tahun 2025 saja, sebanyak 576 mahasiswa telah menerima bantuan beasiswa sebesar Rp6 juta dari Pemkot Tangerang. Mulyani, mantan Kepala Dinsos Kota Tangerang, pernah menyampaikan bahwa program ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat melalui jalur pendidikan, dengan seleksi ketat berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk memastikan penyaluran tepat sasaran.

Persyaratan utama bagi calon penerima meliputi status mahasiswa kurang mampu yang terdaftar dalam DTKS atau DTSEN desil satu hingga lima, memiliki e-KTP Kota Tangerang, dan tidak sedang menerima bantuan biaya pendidikan dari pihak lain. Dokumen lain yang diperlukan termasuk Kartu Keluarga, bukti diterima di perguruan tinggi (bagi mahasiswa baru), surat keterangan mahasiswa aktif (bagi mahasiswa semester berjalan), transkrip nilai terakhir, surat pernyataan bermaterai tidak sedang menerima bantuan lain, serta nomor rekening bank yang masih aktif. Proses pendaftaran yang mudah dan berbasis aplikasi ini diapresiasi oleh penerima, seperti Anggun, seorang mahasiswi Universitas Negeri Jakarta, yang merasakan langsung manfaat bantuan tersebut untuk biaya kuliah dan buku, membantunya lebih fokus dalam belajar.

Lebih dari sekadar bantuan finansial, program beasiswa ini dipandang sebagai investasi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia menuju Visi Indonesia Emas 2045. Riko Noviantoro, seorang Peneliti Kebijakan Publik (IDP-LP), menyoroti bahwa semakin banyak mahasiswa yang mendapatkan akses pendidikan tinggi, semakin besar pula potensi lahirnya SDM berkualitas dan berdaya saing. Komitmen terhadap pendidikan di Kota Tangerang juga tercermin melalui program Beasiswa Tangerang Cerdas yang lebih luas, menyasar siswa SD dan SMP. Hingga tahun 2022, program ini telah membantu 182.084 siswa. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang bahkan menargetkan peningkatan jumlah penerima program Beasiswa Tangerang Cerdas dan sekolah gratis pada tahun 2026, dengan alokasi anggaran Rp48,9 miliar, menunjukkan keberlanjutan prioritas pendidikan dalam pembangunan daerah.