Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Kunci Keberkahan: Doa Nabi Muhammad Saat Isra Miraj yang Wajib Anda Amalkan

2026-01-16 | 07:07 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-16T00:07:38Z
Ruang Iklan

Kunci Keberkahan: Doa Nabi Muhammad Saat Isra Miraj yang Wajib Anda Amalkan

Perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang monumental, Isra Mi'raj, yang terjadi sekitar tahun ke-10 kenabian, tidak hanya menjadi penanda mukjizat Ilahi, tetapi juga fondasi perintah ibadah vital bagi umat Muslim: salat lima waktu. Peristiwa yang mengukir sejarah ini, diyakini terjadi pada malam 27 Rajab oleh sebagian ulama, sarat dengan doa-doa dan penguatan iman yang relevan hingga saat ini.

Isra Mi'raj merupakan perjalanan dua bagian dalam satu malam. Bagian pertama, Isra, mengisahkan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem. Di sana, beliau memimpin salat bersama para nabi terdahulu. Bagian kedua, Mi'raj, adalah kenaikan beliau dari Masjidil Aqsa ke langit hingga mencapai Sidratul Muntaha, tempat tertinggi yang tidak terjangkau makhluk lain. Di momen puncak inilah, Nabi Muhammad SAW berdialog langsung dengan Allah SWT dan menerima perintah salat lima waktu, yang awalnya 50 waktu sebelum diringankan menjadi lima waktu atas permohonan beliau melalui saran Nabi Musa AS.

Salat lima waktu menjadi "doa Nabi Muhammad" paling fundamental yang diwariskan dari Isra Mi'raj, membentuk inti ibadah dan tiang agama Islam. Umat Muslim di seluruh dunia menjalankan kewajiban ini, menjadikannya sarana utama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain perintah salat, terdapat pula doa-doa spesifik yang dapat diamalkan oleh umat Muslim dalam rangka memperingati Isra Mi'raj dan meneladani Nabi. Salah satu doa yang dianjurkan oleh ulama, seperti Syekh Muhammad bin Abdullah bin Hasan al-Halabi al-Qadiri, adalah: "Allahumma innī as'aluka bi musyāhadati asrāril muhibbīn, wa bil khalwatil latī khashshashta bihā sayyidal mursalīn hīna asraita bihī lailatas sābi'i wal 'isyriina, an tarḥama qalbiyal ḥazīna wa tujība da'watī yā akramal akramīn." Doa ini memohon rahmat bagi hati yang bersedih dan pengabulan hajat, menunjukkan kerendahan hati Nabi Muhammad SAW di tengah peristiwa luar biasa tersebut. Syekh Muhammad bin Abdullah menyatakan bahwa barang siapa membaca doa ini pada malam 27 Rajab dan memohon kepada Allah, kebutuhannya akan dipenuhi.

Praktik amalan doa ini sering diiringi dengan shalat sunah dua rakaat, diikuti dengan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebanyak sepuluh kali, sebelum memanjatkan hajat dengan khusyuk. Selain doa tersebut, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak istighfar, membaca Surah Al-Isra dan An-Najm yang relevan dengan peristiwa ini, melaksanakan salat sunah malam seperti Tahajud, serta bersedekah.

Meskipun Isra Mi'raj diabadikan dalam Al-Qur'an dan diperkuat hadis-hadis sahih, para ulama seperti Ustadz Khalid Basalamah dan Ustadz Firanda Andirja menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak pernah menetapkan perayaan tahunan khusus. Mereka menekankan bahwa yang dianjurkan adalah mempelajari dan menyampaikan ilmu terkait peristiwa tersebut melalui majelis ilmu, bukan merayakannya dalam bentuk ritual yang tidak dicontohkan. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah juga mencatat bahwa tidak ada dalil tegas mengenai waktu pasti terjadinya Isra Mi'raj, dan penetapan tanggalnya masih diperselisihkan oleh ulama.

Terlepas dari perbedaan pandangan mengenai perayaan spesifik, esensi Isra Mi'raj, khususnya perintah salat, tetap menjadi pilar utama dalam spiritualitas Muslim. Salat, sebagai ibadah yang diterima langsung dari Allah tanpa perantara, menggarisbawahi posisinya sebagai sarana komunikasi langsung antara hamba dengan Penciptanya. Ini bukan sekadar rutinitas, melainkan kebutuhan mutlak untuk mewujudkan manusia seutuhnya, menghubungkan akal pikiran dan jiwa dengan Ilahi, serta mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Ankabut ayat 45. Dengan demikian, warisan doa dari Isra Mi'raj, terutama dalam bentuk salat lima waktu, terus membentuk dan memperkaya kehidupan spiritual miliaran Muslim di seluruh dunia.