
JAKARTA – Pendaftaran akun Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) bagi siswa telah resmi dibuka sejak 12 Januari 2026, menjadi gerbang utama bagi jutaan calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Periode registrasi ini akan berakhir pada 18 Februari 2026 untuk jalur SNBP, sementara peserta yang akan mengikuti SNBT memiliki waktu pendaftaran akun hingga 7 April 2026, dengan seluruh proses ditutup tepat pukul 15.00 WIB pada tanggal-tanggal tersebut. Kewajiban pembuatan akun ini berlaku bagi seluruh siswa kelas 12 pada tahun 2026, serta lulusan tahun 2024 dan 2025 (gap year) yang belum memiliki akun atau membutuhkan pembaruan data.
Sistem SNPMB, yang diperkenalkan pada tahun 2023, merupakan evolusi dari skema seleksi masuk PTN sebelumnya seperti SNMPTN dan SBMPTN, menyatukan proses administrasi awal untuk berbagai jalur seleksi di bawah satu portal. Integrasi ini bertujuan untuk menyederhanakan proses bagi siswa dan sekolah, namun juga menuntut ketelitian dalam pemenuhan jadwal yang telah ditetapkan. Calon peserta diimbau untuk tidak menunda proses registrasi akun guna menghindari potensi kendala teknis atau kepadatan server menjelang batas akhir. Akun SNPMB ini menjadi identitas resmi siswa yang diperlukan untuk setiap tahapan seleksi, termasuk pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh pihak sekolah dan pendaftaran jalur seleksi itu sendiri.
Proses registrasi akun SNPMB ini esensial karena tanpa akun yang terverifikasi, siswa tidak dapat melanjutkan ke tahapan pendaftaran program studi. Calon mahasiswa harus menyiapkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan tanggal lahir yang terdaftar valid di Dapodik atau EMIS sebagai data utama untuk registrasi. Verifikasi akun melalui email aktif menjadi langkah krusial berikutnya untuk mengaktifkan akun. Bagi siswa gap year yang telah memiliki akun dari tahun sebelumnya, mereka tidak diwajibkan membuat akun baru, namun harus memastikan akun lama masih aktif dan datanya valid. Pentingnya registrasi akun yang cermat dan tepat waktu ini bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi bagi kelancaran seluruh rangkaian perjuangan siswa menuju pendidikan tinggi.
Terkait kebijakan seleksi, perlu dicatat bahwa nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) tidak lagi menjadi syarat wajib untuk jalur SNBP 2026, melainkan berfungsi sebagai alat diagnostik kemampuan akademik secara nasional. Panitia SNPMB menekankan bahwa aturan final SNBP akan tetap didasarkan pada nilai rapor dan prestasi siswa, sementara peran nilai TKA dalam penilaian total SNBP akan diserahkan pada keputusan masing-masing PTN. Kendati demikian, siswa tetap didorong untuk mempersiapkan TKA karena hasilnya dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai kemampuan akademik mereka. Keseluruhan dinamika ini menunjukkan adaptasi berkelanjutan dalam sistem seleksi nasional untuk menciptakan proses yang lebih transparan dan berkeadilan, sekaligus menyoroti tanggung jawab proaktif siswa dalam menavigasi setiap tahapan pendaftaran.